KANTOR HUKUM

Kantor Hukum Advokat Keluarga

Cara Cepat Mengajukan Bercerai Tanpa Surat Nikah

Pada dasarnya bahwa surat nikah / buku nikah merupakan salah satu syarat utama yang harus dipenuhi pada saat ingin mengajukan cerai ke Pengadilan. Namun demikian terkadang ada kasus dimana buku nikahnya hilang, rusak atau bahkan ditahan oleh pihak suami atau istri yang tidak mau bercerai. Lalu bisakah kita mengajukan cerai tanpa surat / buku nikah?

Jawabannya bisa, asalkan ada dokumen resmi pengganti buku nikah yang hilang/rusak tersebut yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang dalam hal ini adalah Kantor Urusan Agama bagi yang beragama Islam dan Kantor Catatan Sipil bagi non muslim.

Intinya, jika buku nikah atau kutipan akta nikahnya hilang, silahkan bagi yang beragama islam datang ke Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan sesuai dengan tempat dahulu menikah dan bagi yang non muslim silahkan datang ke Kantor Catatan Sipil yang dahulu mengeluarkan akta nikah / akta perkawinan tersebut.

Sebelum datang ke KUA atau ke Kantor Catatan Sipil untuk meminta diterbitkan duplikat buku nikah / kutipan akta nikah, sebaiknya perhatikan hal-hal berikut ini :

1. Buat surat keterangan kehilangan dari kepolisian terlebih dahulu.

2. Bawa bukti identitas (KTP) asli serta fotokopinya.

3. Fotokopi buku nikah / akta nikah, jika ada.

4. Buku nikah / akta nikah yang rusak, jika mau diganti karena rusak.

5. Ingat data pernikahan seperti tanggal pernikahan dan pemberkatan (bagi non muslim).

6. Fotokopi Kartu Keluarga (khusus non muslim biasanya diminta dokumen ini juga).

Adapun waktu yang dibutuhkan untuk penerbitan duplikat buku nikah / kutipan akta nikah tersebut biasanya sekitar satu minggu, terkadang ada pula yang bisa dibuatkan hari itu juga.

Oh ya, khusus bagi yang beragama islam, apabila ternyata data pernikahan Sobat tidak ditemukan di KUA sehingga pihak KUA tidak bisa menerbitkan duplikat buku nikah / kutipan akta nikahnya, sobat minta keterangan di KUA Surat keterangan mengenai pernikahan tidak tercatat, setelah itu sobat bisa mengajukan gugatan perceraian dengan disahkan dulu pernikahannya.

Sedangkan bagi yang non muslim, jika ternyata data perkawinannya tidak ditemukan di Kantor Catatan Sipil, sehingga pihak Kantor Catatan Sipil tidak bisa menerbitkan kutipan akta perkawinannya, silahkan ajukan permohonan pengesahan perkawinan ke Pengadilan Negeri terlebih dahulu.

Informasi itulah yang bisa Bang Jaya sampaikan tentang bisa tidaknya mengajukan cerai tanpa buku nikah. Kesimpulannya, buku nikah merupakan syarat utama saat mengajukan cerai ke Pengadilan. Jika buku nikahnya hilang, rusak atau ditahan pihak tergugat/termohon, silahkan buat duplikat buku nikah terlebih dahulu ke Kantor Urusan Agama bagi yang beragama Islam atau ke Kantor Catatan Sipil bagi yang non muslim. Setelah duplikatnya selesai dibuat, silahkan gunakan duplikat tersebut sebagai syarat untuk mengajukan cerai ke Pengadilan.

Leave a Reply